puisi


Puisiku ingin tertulis

Puisiku ingin tertulis Pada fondasi hancur-lebur tanah kelahiran Dalam negara yang bimbang Saat malam hari sendirian ...

Sudah sampai mana?

Perjalanan ini seperti masuk dalam kehidupan lain Mirip cerita yang kisahnya menceritakan cerita lain Serupa orang ...

Ayam goreng atau nasi goreng?

Seumpama engkau kelaparan Lebih memilih mati atau mengemis nasi? Harimau dan singa yang mati Alasan kelaparan juga ...

Puluhan pasang mata

Lihatlah itu, puluhan pasang mata itu! Yang selalu menatap saya. Sekarang mata-mata itu berada di hadapan. Saya ...

ASPAL TERBAKAR

Pukul dua belas lebih dua puluh menit Pada sebuah siang Teriknya keterlaluan kurang ajar Di tengah sawah dengan aspal ...

Aku akan meninggalkannya!

Pernah engkau lihat lelaki menangis? Jika belum biarkan saya cerita malam ini. Dahulu kala ada sepasang kekasih. Pada ...

Sepekan sebelum 27 November

Ini adalah hari yang akan kutandai. Sebagai engkau yang telah pergi lagi. Sekian. Ingatlah pada hari2 yang sendiri. Dan ...

ENGKAU LUMAYAN BERENGSEK

Setiap hari rasanya sama warna Engkau tiada di manapun jua, bahkan bayangmu menolak diketahui Sebuah liang ...

Media sosial dan yudisium

Ajes berangkat ke Tulungagung Ajes suka tidur Ajes sebenarnya masih tidur Ajes bermimpi yudisium Yudisium pagi Yudisium ...