Puisiku ingin tertulis
Pada fondasi hancur-lebur tanah kelahiran
Dalam negara yang bimbang
Saat malam hari sendirian ...
Perjalanan ini seperti masuk dalam kehidupan lain
Mirip cerita yang kisahnya menceritakan cerita lain
Serupa orang ...
Seumpama engkau kelaparan
Lebih memilih mati atau mengemis nasi?
Harimau dan singa yang mati
Alasan kelaparan juga ...
Lihatlah itu, puluhan pasang mata itu!
Yang selalu menatap saya.
Sekarang mata-mata itu berada di hadapan.
Saya ...
Pukul dua belas lebih dua puluh menit
Pada sebuah siang
Teriknya keterlaluan kurang ajar
Di tengah sawah dengan aspal ...
Pernah engkau lihat lelaki menangis? Jika belum biarkan saya cerita malam ini.
Dahulu kala ada sepasang kekasih. Pada ...
Ini adalah hari yang akan kutandai. Sebagai engkau yang telah pergi lagi. Sekian. Ingatlah pada hari2 yang sendiri. Dan ...
Tulisan ini saya maksudkan sebagai surat untukmu, bagi jiwa dan batinmu, bagi seluruh saja tentangmu. Sebab saya tidak ...
Setiap hari rasanya sama warna
Engkau tiada di manapun jua, bahkan bayangmu menolak diketahui Sebuah liang ...
Ajes berangkat ke Tulungagung
Ajes suka tidur
Ajes sebenarnya masih tidur
Ajes bermimpi yudisium Yudisium pagi
Yudisium ...