Boncos adalah jalan ninjaku

Teman-teman yang budiman, sebenarnya ini adalah aib dan mestinya tidak boleh disebarluaskan. Bahwa selama dua minggu mancing ini, saya mengalami keadaan boncos!

Hebat, kan?! Dua minggu mancing setiap hari namun boncos, dan masih waras.

Anu, kalau saya mau ganti ke teknik mancing microfishing, kemungkinan boncos menjadi nol persen. Pasti dapat ikan, entah satu atau dua ekor.

Hanya saja, dua minggu ini saya mengejar ikan patin yang besarnya sepaha orang dewasa. Di spot bekas galian pasir yang terkenal ikan sangat-sangat sulit makan.

Mancing di sana saya anggap sebagai tantangan. Saya sudah mencoba nyaris semua jenis umpan yang ada, termasuk:

  1. Teknik casting pagi dan sore hari menjelang maghrib.
  2. Umpan hidup seperti; cacing merah, cacing fosfor, cacing plungker, uler kandang, jangkrik, ceremenje/kecoa batu, udang hidup, ikan cere/cetol, percil/anak kodok, usus ayam 3 hari, ayam tiren, jeroan ayam, hingga ulat daun pisang.
  3. Umpan racikan pelet udang dan kepiting dari Stella, pelet udang lumut dari Stella, pelet King Merah dari Stella, roti tawar, tempe setengah matang, rasbora, tanago, bahkan buah pisang!
  4. Umpan yang lain seperti; lumut kasar (siapa tahu nila atau mujaer makan, ternyata tidak), lumut kondom, dan lumut halus.

Bagaimana? Apa lagi yang perlu saya coba?

Ikannya benar-benar ada, sering muncul ke permukaan. Ada juga ikan merah ganting, bader abang, kutuk/gabus, dan nila/mujaer. Pokoknya beragam banget.

Saya juga sudah pakai teknik pelampungan, dasaran, ngleyang (tanpa pelampung dan tanpa timah).

Entahlah, mungkin ikan di sana memang sudah terlatih dan paham betul mana makanan yang aman, mana makanan yang ada kailnya yang menawarkan kematian.

Saat saya melempar butiran pelet yang tenggelam, ikan-ikan seperti bader abang dan patin langsung menyambar umpan. Tetapi saat pelet tersebut saya pasang kail, ikannya benar-benar enggak doyan.

Semua piranti mancing juga sudah saya ganti. Kata teman saya harus pakai senar kecil, maksimal 0.10 mm dan kail kecil maksimal sode ukuran 1. Ya, benar-benar halus, ikan pun masih jeli melihat makanan yang berbahaya.

Sampai di sini, saya agak sadar (sebelum keburu stres betulan), bahwa boncos adalah jalan ninjaku! Apakah ada saran memutus rantai jahanam keboncosan ini?

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi