Berhenti menghadap punggung setiap manusia
Lihatlah, malam
Rasalah, malam
Inilah, hidup yang cuma sekali dan tidak pernah dianggap ada
Keberadaan dirimu sekadar sia-sia
Orang-orang lebih memilih engkau tiada
Mengutuklah, menggerutulah,
Mustahil akan ada yang peduli
Satu-satunya jalan adalah menikmatinya, omong kosong!
Bikin saja dirimu mampus
Dalam dingin, hitam, di tempat paling tidak kentara, di bawah jurang paling dalam, mendekam tidak bernapas, hanyut, lepas, muntah-muntah, setiap waktu adalah malam
Percuma, percayalah
Inilah kepercayaan yang dapat engkau pegang: engkau tidak akan mendapat cahaya
Hidup dalam kubangan dosa
Diabaikan, dicampakkan,
Oleh punggung-punggung setiap manusia yang mengenalmu
Biarkan malam yang gelap memelukmu
Memeluk jiwa yang kelabu, hati yang rancu, raga yang... kaku
Selamat tinggal dunia dan permainan konyol itu...
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi