Cara mengatasi boncos paling efektif

Paradoksnya, setiap pemancing meski pergi mancing tidak berniat dapat ikan, tetapi kalau boncos akan memperburuk suasana hati.

Boncos adalah keadaan tidak mengangkat ikan sama sekali. Keadaan yang begitu dihindari oleh nyaris semua pemancing.

Saya menyadari bahwa ada satu hal penting agar tidak boncos; yaitu mancing microfishing.

Belakangan saya khawatir kalau sampai stress karena mancing setiap hari selama tiga bulan selalu boncos. Jangankan dapat ikan, pelampung pun tidak bergerak sejengkal pun.

Makanya, lalu saya menyiasati dengan mengubah target ikan.

Semula pergi mancing berniat cari jendil, atau minimal nila sak blabak.

Namun setelah lebih dari lima jam tidak mendapat sambaran sama sekali, saya langsung mengubah target ke ikan-ikan kecil, apapun itu.

Saya keluarkan tegek dengan panjang hanya 262 cm, pakai senar kecil 0.10 mm, pelampung mungil, dan jenis kail akita kitsune nomor 1.

Umpan? Sederhana, pakai Rasbora Jasuke sisa dua minggu lalu.

Setelah itu, langsung saya melempar umpan ke air. Belum sampai lima detik, pelampung seketika menghilang entah ke mana. Saya tarik, dapat anakan ikan tawes.

Dalam kurun waktu kurang dari satu jam, saya dapat lebih dari 20 ekor anakan ikan tawes, dan beberapa jenis wader pari (Rasbora argyrotaenia).

Mancing microfishing setelah sekian lama, ternyata enak juga, pikir saya.

Jadi, saya cuma mau mengatakan, cara agar tidak boncos yang paling efektif adalah dengan mengganti target ikan ke ikan-ikan mikro pakai teknik microfishing. Peluang boncos hampir nol persen!

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi