Mengatasi ikan ngambang tak mau makan

Pernah mendengar ungkapan bahwa ikan ngambang tak mau makan umpan? Ya, hal seperti ini memang sering terjadi bagi para pemancing.

Ketika melihat spot mancing yang sudah aduhai, teduh, dan luas. Tiba-tiba ada kumpulan ikan yang ngambang (megap-megap) mencari oksigen di permukaan air.

Kondisi seperti itu menjadi kabar buruk, kemungkinan besar saat mencoba memancing tak mau makan umpan.

Jenis ikan yang seringkali ngambang adalah ikan nila, ikan mujaer, dan ikan gabus.

Lantas, bagaimana cara mengatasi ikan ngambang tak mau makan umpan? Untuk mendapatkan solusi atas kondisi itu, mari sama-sama memahami penyebabnya lebih dulu.

5 Penyebab & Solusi Ikan Ngambang Tak Mau Makan Umpan

Kondisi ikan ngambang memang sulit untuk dipancing. Jika melempar umpan ke titik lokasi ikan tersebut, ikan seketika akan berpencar dan hilang dari pandangan. Lalu muncul lagi ke permukaan (ngambang) di titik lokasi lainnya.

Sungguh menjengkelkan, ya...

Penyebab ikan ngambang tak mau makan umpan biasanya tidak tunggal. Spot kamu bisa saja dipengaruhi oleh satu, dua, atau lebih penyebab ikan ngambang.

1. Kondisi Air Terlalu Hangat

Penyebab pertama ikan ngambang adalah kondisi air yang terlalu hangat. Membuat bagian bawah perairan tersebut kurang oksigen, ikan akan mencari oksigen di permukaan air.

  • Musim kemarau yang tidak ada hujan turun sama sekali.
  • Perhatikan kedalaman air, jika ternyata dangkal, kemungkinan air terlalu hangat.
  • Kamu bisa mencoba menyentuh air langsung untuk mengecek suhu secara manual.
  • Melihat dari tanda-tanda air terlalu hangat, misalnya lumpur terangkat ke atas.

Kebanyakan ikan nila dan gabus akan tertarik untuk naik ke permukaan daripada hanya berdiam di bagian dasar. Namun meski air hangat, pada kondisi khusus, ikan nila atau mujaer babon ada juga yang tetap berada di dasar.

Solusi: Kamu bisa tetap mancing ikan dengan teknik dasaran untuk menarget babon (pastikan ada babon). Soalnya yang ngambang saat air hangat hanyalah ikan kecil dan sedang. Babon tetap berada di dasar, menunggu umpan kamu turun.

2. Kondisi Air Terlalu Dingin

Kondisi yang lebih buruk daripada air terlalu hangat adalah terlalu dingin. Jangankan ikan kecil, babon pun enggan makan.

Jadi sebenarnya masih mending kalau air sungai atau spot mancing kamu itu hangat.

  • Musim hujan atau mancing di malam hari, kalau kondisi air terlalu dingin ikan ngambang tak mau makan.
  • Tidak hanya ikan nila, mujaer, atau gabus yang tak mau makan umpan. Melainkan semua jenis ikan air tawar, termasuk ikan bader abang, tawes, jendil, dan sebagainya.
  • Perairan terlalu dalam, biasanya kedalaman lebih dari 3 meter rata, akan membuat suhu air menurun.

Suhu air terlalu rendah sebaiknya menargetkan ikan kecil saja, sebab akan lebih mudah makan daripada ikan ukuran besar.

Solusi: Kondisi air dingin sebaiknya putar balik atau mencari spot mancing dengan air lebih hangat. Atau kalau tetap ingin mancing di spot itu, sebaiknya menarget ikan kecil (microfishing) agar tidak boncos. Atur kedalaman pelampung hanya sekitar 10 cm dari kail (dangkal).

3. Kondisi Air Terlalu Kotor

Kotor dalam hal ini bisa terlalu keruh, terlalu banyak limbah/sampah, atau tercemar. Ikan-ikan di spot mancing yang sudah tereksploitasi agak manja. Berbeda jika kamu mancing di rawa yang masih perawan.

Di Indonesia, seolah merupakan hal normal membuang limbah ke sungai. Padahal itu bisa meracuni ikan, membuatnya bermutasi menjadi monster, dan menguasai dunia wkwkwk...

Solusi: Tunggu air agak jernih (bukan yang jernih banget). Atau mancing di pinggiran yang tidak terlalu berarus untuk menarget ikan predator seperti lele, gurame, atau ikan kecil wader dan keting.

4. Kondisi Air Mampet Tidak Mengalir

Air yang tidak mengalir, bisa mengakibatkan suhu air terlalu dingin, terlalu hangat, dan kotor/tercemar sekaligus. Untuk mengatasi ikan ngambang di spot yang tidak mengalir, contohnya bekas galpas, cukup sulit lho.

Kamu membutuhkan kesabaran yang benar-benar luar biasa, soalnya mancing untuk dapat satu ekor ikan saja bisa berjam-jam. Ditambah dengan harus militan (all out) untuk memaksimalkan umpan mancing.

Solusi: Butuh kesabaran ekstra. Gunakan juga essense atau umpan yang beraroma menyengat untuk menarik perhatikan ikan. Ketahui lokasi ikan berkumpul agar hasilnya lebih maksimal.

5. Kondisi Air Habis Kena Setrum/Obat

Khusus untuk kondisi spot mancing yang habis kena strum atau obat, kamu tidak perlu ambil pusing. Langsung putar balik mencari spot yang lain. Beres.

Solusi: Jika melihat spot distrum atau diobat, tolong lempar satu buah batu yang agak besar. Kalau bisa usahakan kena kepala. Saya nitip satu batu yang paling besar.

Kesimpulan

Dapat kita simpulkan secara ringkas bahwa ikan ngambang disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Cara mengatasi ikan ngambang tergantung dari faktor penyebab masing-masing.

Penyebab ikan ngambang tak mau makan umpan biasanya tidak tunggal, bisa disebabkan oleh satu atau lebih faktor, antara lain:

  1. Air terlalu dingin
  2. Air terlalu hangat
  3. perairan tercemar, kotor, atau banyak limbah sampah
  4. Perairan mampet tidak ada arusnya sama sekali
  5. Habis kena setrum/obat

Penyebab yang paling umum yaitu karena faktor kondisi air, bukan kondisi ikan. Sangat jarang ikan di spot mancing liaran itu terkena sakit terlebih kalau ada arus yang mengalir.

Nah, demikian cara penyebab dan cara mengatasi ikan ngambang tak mau makan umpan saat dipancing. Kurang lebihnya harap maklum. Kalau ada pengalaman mancing ikan ngambang, coba tulis di komentar, ya.

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi