HTMLy cara backup yang simpel dan sederhana

HTMLy cara backup yang simpel dan sederhana

Tidak berhentinya saya kagum dengan CMS HTMLy buatan anak bangsa ini. Luar biasa. Terima kasih Bang Danpros.

Berhubung CMS ini tidak memiliki database, sebenarnya kita cukup hanya dengan backup public_html saja.

Aduh, sebenarnya kalimat di atas tersebut sudah mencangkup semua yang ingin saya sampaikan. Namun biar artikel ini agak panjang, mari sama-sama memanjangkannya dengan sembrono.


Cara backup HTMLy website/blog

Ngomong-ngomong, saya semakin demen dengan model penulisan yang ditemukan Bang John --John Gruber-- bersama kawannya Aaron Swartz pada 2004 silam, markdown.

Ini seolah model Classic Editor di WordPress, namun dengan pengaturan tipografi yang jauh lebih mudah.

Oke, kembali ke topik utama. Begini cara backup website HTMLy Anda...

1. Masuk cPanel

Anda bisa masuk sendiri tanpa perlu saya bantu masukin.

2. File manager >> public_html

Masuk ke dalam public_html. Sudah, kalau sudah di sini Anda sudah aman.

3. Select all

Klik salah satu isi. Kemudian pilih select all.

4. Klik kanan >> Compress

Selanjutnya, klik kanan dan pilih Compress. Compress di sini bukan semacam pembalut yang Anda letakkan di jidat saat demam. Namun, sebuah fitur untuk memasukkan semua file dalam public_html ke .ZIP.

Ya, Anda pilih .ZIP saja.

5. Terakhir, unduh

Ini merupakan langkah terakhir. Saya benar-benar menahan ketawa. Soalnya sangat ringkas, mudah, dan sederhana.

Anda cukup:

  • Unduh file .ZIP hasil Compress tadi.
  • Hapus file .ZIP kalau sudah berhasil unduh.
  • Selesai.

Kenapa harus dihapus? Gak ada alasan khusus selain biar gak ngreseki saja.


Testing file backup HTMLy

Kalau perlu, Anda bisa tes atau uji coba apakah file backup Anda corrupt. Yaitu dengan:

  • Restore di public_html website Anda lainnya. Atau,
  • Restore di XAMPP dan sejenisnya.

Kalau website hasil restore sama persis dengan website online Anda sekarang, berarti file backup berfungsi dengan baik.

Ini sebenarnya gak perlu. Soalnya Anda juga tidak pernah melakukan pengujian file backup untuk public_html dan database saat melakukannya di WordPress, kan?

Apakah artikel ini sudah cukup panjang? Belum. Wah, saya tambah pembahasan lainnya, ya.


Perbedaan backup HTMLy dan WordPress

Aduh, sebenarnya sudah jelas. Bahwa HTMLy hanya butuh backup public_html. Sedangkan WordPress butuh public_html dan database.

Semakin besar website WordPress Anda, tabel dalam database juga melar kalau tidak pernah dioptimasi. Apalagi Anda pasang plugin macam tracking, view counter, dan sejenisnya.

Selain itu, apa ya, dari sisi kemudahan barangkali. HTMLy lebih mudah untuk backup. Manual. Tidak teknis.

Nah, kira-kira itulah. Saya pikir artikel tentang cara backup HTMLy ini juga sudah panjang.

Oya, saya pakai CMS ini baru kemarin (29 April 2026), sedangkan sekarang (30 April 2026), jadi sangat mungkin informasi yang saya sampaikan di sini masih belum yang paling efisien.

Maka dari itulah, bagi para suhu HTMLy boleh kasih masukan di kolom komentar (yang saya sediakan dengan susah payah pakai Disqus) di bawah ini. Sekian!


UPDATE

Berhubung saya barusan kehilangan artikel pertama berjudul: Halo dunia!

Saya kasih update ini.

Selain backup public_html, jangan lupa backup juga folder Content yang isinya artikel-artikel Anda.

Biar kalau tak sengaja terhapus, tidak perlu restore full website.

Makasih!

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi