Jeroan Mengetik.com, mengapa begitu cepat?

BONGKAR! Rahasia di balik mengetik.com. Semua saya buka di sini...

Siapa yang bilang mengetik.com cepat?

Haduh, Anda mestinya sama-sama memahami bahwa judul itu hanyalah click-bait.

Masih banyak website blog di luar sana yang lebih cepat. Bahkan kilat. Seolah tidak mengenal apa itu loading.

Menurut keyakinan saya, mengetik.com itu cepat, apalagi kalau dibandingkan saat pakai WordPress dua hari lalu.

Setidaknya, saya bisa menulis dengan lancar di ponsel kentang tanpa ngelag.

Oke daripada bertele-tele, kita bahasa satu-satu jeroan blog pribadi ini.


Mesin

Inilah jeroan mengetik.com, setidaknya saat artikel ini saya tulis.

1. Hosting

Paket hosting kere-hore dari Domainesia. Hosting shared termurahnya, sekitar 170k/y.

2. Domain

Apa pula ini, domain kan gak mempengaruhi kecepatan website secara langsung.

Alah, kita abaikan poin ini.

3. Nameserver

Biar agak keren, saya pakai NS dari Cloudflare.

Satu-satunya alasan hanya biar keren.

Soalnya saya pernah dikritik klien, Bang, kok masih pake NS bawaan provider? Gak keren!

Terus saya tanya, Pake apa biar keren?

Dia kirim link websitenya, Cek whois, Bang.

Cloudflare?

Yes.

Oke. Terima kasih.

Gak tahulah saya NS ada ngaruhnya ke kecepatan atau enggak. Yang penting keren, yekan?

4. HTMLy

Ini juga perlu saya masukkan. Mengetik.com dibangun di dalam arsitektur HTMLy --bukan WordPress.

Sisi yang kentara dan saya rasakan begitu besar perubahannya.

Betulan lebih cepat, atau hanya perasaan?

Pakai HTMLy lebih cepat...

Pakai HTMLy lebih cepat...

Pakai HTMLy lebih cepat...

Begitu terus... Buktinya mana...??

Saya lupa screenshot tadi. Dua hari lalu saya pakai WordPress dengan spesifikasi berikut:

  • Hosting, domain, dan pengaturan Cloudflare sama.
  • Theme Twenty-Five tanpa plugin (WordPress NOL plugin).
  • Optimasi lazy load, cache, handshake request CSS & JS, dan apa lagi ya; pokoknya banyak yang saya optimasi saat itu.

Hasilnya tidak mengecewakan. PageSpeedInsight mobile menunjukkan skor 96-100-95-100.

Sedangkan versi desktop96-100-100-100.

Saya bangga dong. Soalnya bagi orang yang masih awam di dunia blogging, mendapat skor nyaris sempurna 100 lumayan membanggakan.

Yaaa... Meski banyak para suhu yang PageSpeedInsight-nya --baik mobile maupun desktop-- rata seratus semua 100-100-100-100. Dan barangkali Anda salah satunya.

Tibalah saat di mana saya sendiri menjadi ombak untuk istana pasir ini, untuk mengetik.com.

Entah kerasukan apa, saya uninstall WordPress mengetik.com sekaligus menghapus database-nya; tanpa backup sama sekali.

Lalu saya coba ClassicPress, HTMLy, Grav, akhirnya balik lagi ke HTMLy.

Eh, luar biasa ini CMS. Skornya hampir sempurna 100 di PageSpeedInsight tanpa optimasi kecepatan apapun.

Ngeri...

Kok gak banyak yang melirik ini, ya...

Padahal di zaman sekarang itu edit HTML dan PHP makin gampang, soalnya ada si berengsek kecerdasan buatan itu.

Jadi intinya, saya ngomong HTMLy lebih cepat itu bukan asal-asalan, apalagi dibayar pihak lain. Karena memang cepat. Dan karena saya merasa perlu berterima kasih kepada Bang Danpros dengan menyebarluaskan informasi bahwa HTMLy itu cepat. Buktinya di angka PageSpeedInsight. Kalau di GTmetrix belum sempat ngecek, sih...

Hehehe...

Bahkan nih, Si Berengsek Gemini bilang gini:

"Secepat-cepatnya ClassicPress menggunakan infrastruktur sama dengan HTMLy, dalam kondisi sama-sama mentah, masih cepat HTMLy karena tidak memiliki database. Meski dilihat dengan mata langsung perbedaannya sangat tipis, bahkan tidak kelihatan, Google tetap tahu ada perbedaan.

Ini bukan apa-apa. Artinya, baik WordPress maupun ClassicPress tetap bisa sangat-sangat cepat sekali.


Sayangnya, kecepatan bukan satu-satunya alasan pilih HTMLy

Sayangnya... Saya secara subjektif sangat suka editor markdown yang tersaji dalam ekosistem HTMLy.

Sangat ringan. Sangat mudah digunakan.

Bahkan, artikel ini 100%, dari awal sampai di titik ini, saya tulis di HP Xiaomi kentang jadul.

Kalau saya paksa pakai block editor (WordPress), atau classic editor (ClassicPress), beralih untuk pilih heading, italic, bold, blockquote, link, gambar, dan sebagainya itu sudah terasa ngelag/patah-patah di HP ini kalau artikelnya sudah panjang.

Lagian markdown sejatinya sudah cukup untuk aktivitas blogging blog pribadi.


Theme yang dipakai di Mengetik.com

Saya pakai theme bernama Papermod, ini jiplakan (atau dapat referensi) dari Papermod Hugo.

Cek DEMO.

Soal theme HTMLy Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak sekali pilihannya (bawaan).

Pun kalau mau install dari luar juga bisa. Tinggal upload ke folder Theme di dalam cPanel Anda.

Tandai ini. Saat klik Terapkan theme, saat itu juga langsung selesai! Tidak ada loading sama sekali!!! Benar-benar ajaib.

Berbeda dengan CMS Grav yang masih ada plugin, di HTMLy ini benar-benar blasss alias bersih tidak ada plugin.

Namun fitur bawaannya saya pikir masih sangat cukup untuk blogging. Bahkan untuk website yang cukup rumit.

Lha bayangkan, CMS ini punya custom fields bawaan. Hahaha...


Akhir kata

Nah begitu dulu ya... Nanti terlalu mendewakan HTMLy dikiranya saya dibayar.

Iya kalau dibayar betulan, tetapi nyatanya kan enggak (berharap).

Demikian jeroan mengetik.com yang membuatnya cepat; cepat menurut saya saja, sih. Hehe...

Kalau ada jeroan lain yang ingin Anda tanyakan, tinggalkan pertanyaan itu di komentar ya. Sekian!

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi