Belum ada judul
seperti pada hari itu, mama. aku ditolak langit.
padahal jarak kita, waktu itu, dalam nyeri, aku
rasa hanya sejengkal. berawal gelap lalu tiada.
tapi suara panggilan anakku, mengembalikan
aku lagi ke atas ranjang rumah sakit. ke dalam
hidup yang tidak lebih aku rindukan dari tidak.
lalu hari ini, mama. aku berangsur pulih. hidup
dan kembali pada omong kosong dan ketololan
yang sama seperti di hari hari setelah kau pergi.
mungkin kerinduanku padamu belum mencapai
langit; belum sebiru warna senyummu.
ya, aku masih hidup, mama. masih akan terus
menulis menulis hingga hilang pedih peri. dan,
seperti chairil, aku akan lebih tidak peduli. aku
mau hidup hanya di hari ini.
14 November 2024
Amato Assagaf
Tulisan di atas diambil sepenuhnya dari Facebook Amato Dix
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi