Blog pribadi pakai HTMLy sudah pilihan yang tepat
Apa yang terbesit di pikiran Anda tatkala mendengar blog pribadi?
Blog yang dipenuhi dengan tulisan cakar-ayam-carut-marut tidak jelas? Semacam buku harian online yang terbebas dari aturan optimasi? Atau, sebentuk curhatan yang emosional tentang apa saja?
...semuanya benar
Anda bebas mendefinisikan apa itu blog pribadi. Sesuka hati Anda, sepuas Anda.
Bagi saya, blog pribadi adalah sebentuk tempat semua tulisan bermuara. Tulisan apa saja.
Dan penggunaan HTMLy adalah latar belakang sebagai pilihan yang tepat.
Saya sudah membahas cukup panjang mengenai HTMLy yang dikombo dengan Cloudflare dan DirectAdmin murah, atau tentang kelebihan dan kekurangan HTMLy berdasarkan pengalaman. Anda bisa meluncur ke sana dulu.
Sedang di sini, hanya akan memberi contoh blog HTMLy.

Di bagian sidebar kanan blog ini, jika Anda mengaksesnya via desktop, akan muncul keterangan bahwa blog mengetik bukan pakai WordPress. Sedangkan dalam tampilan mobile, keterangan tersebut memang sengaja saya sembunyikan.
Kebetulan yang sebaiknya Anda coba
Contoh blog HTMLy ini seharusnya menyadarkan Anda sekalian bahwa mencoba CMS lain seru juga. Tidak melulu harus pakai WordPress yang ketergantungannya dengan plugin adalah keniscayaan.
HTMLy sudah memenuhi kebutuhan dasar untuk meredakan kehausan blogger untuk blogging, bahkan dengan konfigurasi sangat rendah yang akan lebih cocok disebut konfigurasi kere.
Blog ini berjalan dengan 512 MB RAM, 512 MB SSD, dan 0.5 CPU standar. Sedangkan tetap berjalan mulus dengan kecepatan yang menurut saya mengagumkan.
Anda akan mendapatkan editor markdown yang ringan keparat! Seperti menulis di Notepad. Anda bisa menulis artikel ribuan kata dengan bebas di ponsel kentang yang ketinggalan zaman tanpa patah-patah.
Kan WordPress juga bisa ubah editor ke markdown?
Benar. Anda bisa menggunakan editor markdown di WordPress. Sama-sama ringan. Namun untuk masuk ke dalam dashboard lain cerita. Harus login, menunggu loading, masuk ke editor, menunggu loading, memilih block markdown, menunggu loading, lalu Anda mendapatkannya.
Di HTMLy, prosesnya sama, hanya saja Anda menghilangkan istilah menunggu loading di tiap langkah.
Saya tidak mau terlalu mengelu-elukan HTMLy, nanti ada yang mengira saya dibayar Danpros lagi.
Kalau Anda sekarang memiliki sedikit keberuntungan, yaitu domain tak terpakai dan sebagian kecil kapasitas penyimpanan kosong di hosting, tidak ada salahnya menjajal CMS ini.
Pun kalau keberuntungan tersebut tidak lengkap, Anda bisa menambah sub domain sebagaimana yang saya lakukan.
Satu hal lagi yang begitu keparat mudahnya jika pakai HTMLy, yaitu backup dan restore. Ibarat kata, Anda hanya perlu memindahkan file dari komputer satu ke komputer lain. Blog pribadi Anda akan tetap online, langsung, seketika.
Jadi, tidak perlu bingung lagi perihal biaya langganan hosting yang tinggi. Saat masa sewa habis, Anda tinggal mencari penyedia hosting yang sedang mengadakan promo. Beres.
Blogger kesepian
Ngeblog di zaman sekarang bukan aktivitas yang didambakan semua orang.
Jika Anda kadang-kadang masih menulis cerita omong kosong, meluapkan emosi lewat tulisan lantas menerbitkan ke blog pribadi, bolehlah saling meninggalkan jejak.
Apalagi kalau sama-sama pakai HTMLy. Ayo diskusi.
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi