Antara ikan kembung dan salmon, lebih bergizi mana?

Ikan sehat, lebih bergizi mana antara ikan kembung dan salmon?

Catatan: Kedua ikan ini sama-sama sehat; apalagi kalau Anda bandingkan dengan jajan kemasan yang tidak jelas bentuknya, atau sosis-sosis yang tidak jelas bahan bakunya.

Ikan salmon terkenal sebagai juara ikan sehat. Melihat warna oranye yang menggoda dan harganya mahal seolah menjadi jaminan memiliki kandungan gizi yang lebih baik daripada ikan lokal.

Tapi faktanya, harga ikan salmon bisa mencapai Rp300 ribu per kg. Sementara ikan kembung yang justru begitu mudah Anda temukan di pasar (tradisional) hanya sekitar Rp25 sampai Rp35 ribu saja per kg.

Selilih harga luar biasa, 10 kali lipat!

Apakah gizi yang Anda dapat sebanding dengan perbedaan rentang harga yang sangat jauh itu?

Catatan info ikan ini akan mengupas perbandingan ikan kembung dan salmon berdasarkan data. Sebab, siapa tahu, ikan lokal yang selama ini Anda anggap sebagai kelas dua malah menyimpan gizi yang tidak kalah dengan sang juara.

Antara ikan kembung dan salmon, lebih bergizi mana


Mengenal ikan kembung

Sebelum membahas gizinya, ada baiknya kita mengenal dulu ikan kembung lebih dekat. Ini merupakan salah satu jenis ikan laut yang cukup akrab di dapur masyarakat Indonesia.

Ikan kembung hidup bergerombol di perairan pesisir. Persediaannya melimpah sehingga harganya tetap terjangkau di pasaran.

1. Nama lain ikan kembung

Ikan ini dikenal dengan beberapa sebutan seperti kembung lelaki, kembung banyar, atau hanya banyar saja tergantung wilayah. Meski namanya beragam, semuanya merujuk pada satu jenis ikan yang sama, yaitu keluarga ikan pelagis kecil yang kaya lemak sehat. Nama ilmiahnya adalah Rastrelliger kanagurta.

2. Jenis ikan kembung

Setidaknya ada dua (2) jenis ikan banyar atau Rastrelliger kanagurta yang cukup terkenal.

  • Kembung jantan (kembung lelaki) punya tubuh lebih ramping dengan garis kuning keemasan di sisi bagian tubuhnya.
  • Kembung betina bertubuh lebih gemuk dan sering dianggap memiliki daging dengan tekstur lebih lembut.

Kedua jenis itu sama-sama mudah dalam pengolahan untuk menjadi berbagai sajian makanan sehat.


Perbandingan kandungan gizi ikan kembung dan salmon per 100 gram

Berikut perbandingan kandungan gizi kedua ikan tersebut dari data resmi pemerintah Indonesia.

Gizi Ikan kembung Ikan salmon
Omega 3 2,6 gram 1,4 gram
Protein 19,2 gram 21,62 gram
Lemak 9,36 gram 5,93 gram
Kolesterol 64 miligram 45 miligram
Energi 167 kkal 146kkal
Zat besi 0,9 miligram 0,77 miligram

Tabel di atas Anda bisa melihat masing-masing ikan punya keunggulannya tersendiri. Di mana ikan kembung justru unggul kandungan omega 3, zat besi, dan energi.

Sementara itu di buku sebelah, ikan salmon unggul di protein, serta memiliki lemak serta kolesterol yang lebih rendah.

Jadi, anggapan tentang ikan mahal lebih bergizi ternyata tidak sepenuhnya benar. Saat membeli salmon, Anda turun membeli pula gengsi mahalnya.


Manfaat ikan kembung untuk kesehatan

Berdasarkan tabel perbandingan ikan kembung dan salmon di atas, sebenarnya apa manfaatnya secara nyata untuk kesehatan?

1. Menjaga kesehatan jantung

Kandungan omega 3 yang tinggi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung manusia. Konsumsi omega 3 rutin dikaitkan degan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

2. Sumber protein hewani terjangkau

Berikutny, meski kadar proteinnya masih di bawah salmon, tetapi masih lebih tinggi daripada kebanyakan ikan lainnya. Ini cocok untuk memenuhi kebutuhan harian Anda dengan harga yang relatif ramah di kantong.

3. Mendukung tumbuh kembang anak dan ibu hamil

Nah, jika Anda bertanya, apakah ikan kembung cocok untuk MPASI? Jawabannya cocok.

Kombinasi omega 3 dan zat besi pada ikan ini sangat bermanfaat untuk perkembangan otak serta membantu mencegah anemia pada bumi.

4. Kadar sel darah merah optimal

Zat besi ikan kembung sedikit lebih tinggi daripada salmon, sehingga dapat membantu Anda menjaga kadar sel darah merah agar tetap optimal.

5. Harga ikan kembung Vs salmon

Selain faktor gizi, harga tentu menjadi salah satu pertimbangan penting untuk masyarakat kita terkini.

Ikan Harga
Ikan kembung Sekitar Rp25.000 - Rp35.000 per kg dengan isi 8-10 ekor
Ikan salmon Sekitar Rp300.000 per kg

Jika menghitungnya secara sederhana (belum termasuk kondisi dan tempat beli), harga ikan salmon bisa 9 sampai 12 kali lipat lebih mahal daripada ikan kembung.

Padahal, dari sisi kandungan omega 3 justru lebih unggul ikan banyar ini. Artinya, kalau membeli gizi per rupiah, ikan banyar atau kembung jelas lebih ekonomis dan masuk akal untuk memenuhi nutrisi harian.


Tips memilih dan mengolah ikan kembung yang segar

Perlu ikan segar agar kandungannya tidak terkontaminasi dengan zat berbahaya. Berikut beberapa tips memastikan ikan yang Anda pilih itu masih dalam kondisi segar.

1. Perhatikan mata ikan

Ikan segar punya mata yang masih jernih dan bentuknya masih sedikit menonjol. Bukan yang keruh dan cekung, apalagi sudah tidak ada matanya.

2. Cek insang ikan

Berikutnya, lihat bahwa insang ikan segar masih berwarna merah yang cerah. Kalau warnanya sudah pucat atau kecoklatan, kemungkinan sudah mengalami pembekuan beberapa kali.

3. Coba tekan dagingnya

Nah, cara mudah untuk mengecek ikan segar lainnya adalah dengan menekan daging badan. Rasanya masih kenyal dan cepat kembali ke bentuk aslinya.

4. Hindari bau yang terlalu menyengat

Kita semua tentu sama-sama setuju bahwa bau ikan itu amis. Tetapi kalau sudah berada di kadar menyengat tidak wajar, atau malah berbau busuk, sebaiknya menghindarinya.

Dari segi agama, ikan, dalam kondisi busuk pun masih halal untuk Anda makan. Itu artinya, tidak ada dampak buruk untuk kesehatan jika kita mempercayainya.

Hanya saja, memilih ikan segar atau sudah kurang, berkaitan dengan apakah Anda jijik saat mencoba memakannya atau tidak. Jika tidak, ya bebas, mau makan bangkai ikan pun masih sah-sah saja.

Nah, pada akhirnya kita sampai pada bagian ini. Berdasarkan perbandingan di atas, sudah jelas bahwa ikan kembung tidak kalah bergizi daripada ikan salmon.

Malahan ikan tersebut lebih unggul dari beberapa hal seperti kandungan omega 3, serta jangan lupakan harganya yang sangat masuk akal untuk ekonomi rakyat kita.


Semacam pertanyaan dan jawaban singkat (FAQ)

Saya tidak pernah memberikan bagian FAQ di tiap catatan yang saya tulis di rum.web.id ini. Namun kali ini, bolehlah iseng-iseng menambahkannya.

Apakah ikan kembung aman untuk penderita kolesterol tinggi?

Aman, tetapi perlu dibatasi. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi, dan saya yang hanya sebagai seorang pemancing ikan yang kebetulan mengelola website, tentu tidak cocok memberikan anjuran kesehatan semacam itu.

Berapa kali seminggu boleh makan ikan kembung?

Kalau melihat kandungan per 100 gram di atas, dapat kita kalkulasi 2 sampai 3 kali seminggu sudah tergolong cukup untuk mendapatkan manfaat omega 3 tanpa berlebihan. Ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Benarkah ikan kembung lebih sehat dari salmon?

Tidak sepenuhnya benar maupun salah. Selain dari kandungan omega 3 dan zat besi, ikan kembung unggul dalam hal harga yang merakyat.

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi