Mencatat warung kopi
Aku lebih suka menulis catatan di warung kopi daripada rumah. Itu karena antara bangku dan meja puny jarak yang nyaman untuk melakukannya, atau karena aku tidak memiliki keharusan memperhatikan setiap orang yang datang, lewat, dan pergi. Bahkan, aku tidak perlu bertukar basa-basi dengan orang di samping tempat dudukku.
Dan warung kopi Cethoel, dengan caranya yang ganjil seolah memiliki kedekatan dengan orang asing yang separuh jiwanya adalah memancing.
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi