Mencatat menganggur

Bagaimana ada seorang manusia sejak lahir hingga di usianya yang tiga puluh masih menganggur?

Hal-hal aneh memang kerap terjadi di dunia yang sama-sama aneh ini. Di negeri yang lebih aneh lagi.

Aku bukanlah satu-satunya manusia yang masih menganggur seumur hidup. Menghabiskan sebagian waktu untuk memancing ikan selain tidur. Dan menghabiskan sedikit sisa setelah dikurangi keduanya untuk mencari uang.

Mencari uang dengan serabutan. Ini cukup mengkhawatirkan. Yang tidak akan jauh dari anggapan menganggur.

Seperti yang pernah kukatakan bahwa usaha berdarah-darah dan mati-matian yang kukerahkan belum juga mampu mengangkat aku dari kemelaratan. Karenanya, aku lebih sering berpeluk-erat dengan kesulitan mencapai kehidupan layak menurut definisi apa pun.

Memang banyak orang yang masih menganggur di usia tiga puluh; tetapi hanya sedikit yang keras kepala untuk mengakhirinya.

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi