Banyak gambar duplikat di cPanel
Fenomena banyak gambar duplikat muncul di cPanel, seringkali membikin khawatir, bingung, dan pusing. Apalagi kalau pakai hosting kere macam blog ini.
Banyaknya gambar duplikat tersebut otomatis memakan disk usage. Hadeuh ...
Lokasi kemunculan gambar duplikat berada di File Manager > public_html > wp-content > uploads.
Di sini mari kita buka sarana diskusi bagi sesama blogger receh. Kapasitas hosting hanya 600 MB ini benar-benar mengkhawatirkan. Wkwkwk ...
Kalau kamu punya hosting dengan kapasitas gajah, seharusnya tidak khawatir, sih.
Banyak Gambar Duplikat Muncul di cPanel
Kamu mungkin bertanya-tanya, apa yang menyebabkan munculnya media duplikat WordPress, bagaimana cara mengatasi, dan berdampak apa untuk situs.
Kabar baik, saya akan mencoba untuk menjelaskan satu per satu dalam artikel ini.
Perhatikan gambar di atas, gambar original memiliki nama: Jangan-Lupa-Mancing-Kawan.jpg, ukuran 168 KB, dan type imgae/x-generic.
Setelah gambar terupload dengan sempurna, seketika pada waktu bersamaan (lihat waktu last modified) muncul banyak gambar duplikat dengan nama serupa. Namun, dengan format gambar berbeda (.avif).
1. Penyebab
Penyebab banyak gambar muncul di cPanel (wp-content/uploads) adalah penggunaan plugin, seperti:
- Imagify untuk optimasi gambar;
- Performance Lab untuk optimasi performa; atau
- Plugin dengan fungsi serupa lainnya.
Optimasi gambar dan performa, meliputi kompres ukuran, upgrade format gambar dari .jpg/.jpeg ke format terbaru .webp/.avif.
Hasilnya adalah duplikat gambar dengan nama sama, namun format berbeda.
Selain plugin, pengaturan theme WordPress yang kamu pakai juga bisa berpengaruh pada duplikat gambar nantinya.
2. Sama Tetapi Tak Serupa
Meski merupakan duplikat, gambar-gambar tersebut tidaklah serupa. Kalau kamu jeli, pastinya sudah menyadari ada beberapa hal yang berbeda selain dari nama.
a. Format
Seperti yang sudah saya jelaskan, formatnya mengikuti pengaturan plugin optimasi gambar yang kamu pakai. Kalau mengatur ke .avif maka semua duplikat akan menjadi .avif. Begitu pula sebaliknya, kalau mengatur ke .webp maka semua duplikat akan menjadi .webp.
b. Dimensi
Dimensi setiap gambar duplikat juga berbeda, ada yang ukurannya 150x150, 250x250, 1024x744, atau ukuran max-height dan max-widht terentu.
Dimensi ukuran tersebut tergantung pada penggunaan, apalagi kalau kamu pakai theme responsif yang akan mengambil sumber daya dimensi ukuran gambar berbeda-beda.
Contohnya, ukuran 1024x744 untuk thumbnail single post, 250x250 untuk related post, dan lain sebagainya.
Gambar dalam direktori uploads cPanel memberikan semua ukuran yang dibutuhkan oleh theme responsive. Tujuannya jelas: peningkatan performa dan loading halaman.
c. Ukuran
Ukuran yang saya maksud dalam hal ini adalah KB/MB, di mana gambar duplikat umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil daripada original. Apalagi kalau kamu pakai plugin kategori image compression.
Sedangkan saya di filosofish tidak pakai plugin kompres gambar, sehingga bisa jadi ukurannya lebih besar menyesuaikan dengan dimensi.
3. Dampak
Sekarang masuk ke dampak buruk yang mungkin terjadi jika muncul banyak gambar duplikat di cPanel WordPress.
Sebenarnya, tidak ada dampak buruknya, wkwkwk ...
Kok bisa? Ya, semua gambar tersebut memiliki fungsi dan manfaat untuk menunjang performa situs web kamu agar responsif.
Memberi kecepatan akses baik di perangkat desktop maupun mobile. Kalau tidak responsif, berarti gambar yang dimuat di perangkat mobile sama dengan gambar di perangkat desktop.
Hasilnya permuatan gambar dan halaman menjadi lebih lambat, sebab notabene ukuran gambar di desktop lebih besar daripada mobile.
Wabil-khusus, seperti hosting kere filosofish.id yang hanya punya kapasitas maksimal 600 MB, dampak buruk yang seharusnya tidak ada menjadi ada.
Yaitu kapasitas disk usage menjadi lebih cepat penuh!!11!1
4. Cara Mengatasi
Meski tidak memberi dampak buruk secara langsung, perhatikan bahwa penggunaan plugin dengan fungsi sama dapat meningkatkan jumlah duplikat gambar di cPanel kamu.
Misalnya, kamu pasang plugin Imagify dan Performance Labs, mengaktifkan fitur otomatisasi convert ke .webp/.avif, kamu bisa melihat di folder wp-content/uploads berapa jumlah duplikat yang muncul.
Bisa lebih dari 10 gambar berbeda, wkwkwk ...
Maka dari itulah, cara mengatasi kemunculan banyak gambar di cPanel bukan berkaitan dengan bagaimana menghapusnya, melainkan lebih mengarah ke pemahaman terkait plugin.
Kamu bisa memasang Imagify dan Performance Labs bersamaan. Namun pastikan mematikan fungsi kompres/convert dari salah satunya.
Contohnya, menggunakan Performance Labs fokus untuk convert gambar otomatis ke .avif, lalu menggunakan Imagify fokus untuk kompres ukuran.
Menghapus gambar duplikat cPanel yang muncul justru tidak disarankan, sebab bisa mengakibatkan masalah broken image pada theme responsif.
Catatan Tambahan
Saya memiliki beberapa catatan tambahan terkait banyak gambar muncul di cPanel WordPress.
- Upgrade hosting dengan penyimpanan lebih besar dapat menjadi salah satu solusinya di samping menonaktifkan/mematikan fitur plugin yang punya fungsi sama.
- Meski kamu menghapus plugin yang membuat duplikat gambar, gambar-gambar tersebut tidak akan hilang di cPanel, sehingga perlu menghapus secara manual. Ini fakta yang sangat mantap, apalagi kalau kamu punya ribuan gambar selama blogging bertahun-tahun, wkwkwk ...
- Jika kamu terlanjur menghapus gambar duplikat tersebut, akan muncul broken image di post/page sesuai dengan tampilan responsif theme. Solusinya adalah menggunakan plugin tambahan, seperti Replace Broken Images.
- Gambar duplikat bisa muncul di menu media WordPress, bisa juga tidak muncul. Ini pun saya masih bingung kenapa bisa begitu, padahal sudah menonaktifkan pengaturan simpan gambar original.
- Hanya satu gambar yang terindeks ke Google, selebihnya memiliki rel noindex.
- Jika gambar yang muncul adalah duplikat 1, 2, dan seterusnya. Misalnya contoh-gambar.jpg menjadi contoh-gambar1.jpg, contoh-gambar2.jpg, dan seterusnya. Maka matikan pengaturan media di WordPress.
Sekian penjelasan banyak gambar duplikat muncul di cPanel, semoga memberi kejelasan dan mengatasi kebingungan kamu, ya!
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi