Scam retype, modus penipuan yang menyasar freelancer Indonesia

Scam retype adalah modus penipuan yang menyerang freelancer Indonesia khususnya di bidang menulis/mengetik ulang/retype.

Agaknya, hal ini terdengar konyol di mana perusahaan menawarkan gaji yang demikian besar untuk pekerjaan yang amat ringan.

Teman saya mengalami hal tersebut, dan setelah saya riset di internet, situs freelancer Upwork membahasnya dalam forum diskusi berjudul The scam is back! Retype/convert PDF files to word (update: artikel ini sudah ditackdown oleh Upwork).

Bagi kamu yang seorang freelancer atau pekerja lepas, alangkah bijak untuk tidak tergiur dengan berbagai tawaran tidak masuk akal.

Alur Scam Retype yang Perlu Diwaspadai

Bayangkan saja, oknum penipu ini menawari saya fee 3.600 USD hanya untuk retype atau menulis ulang file PDF/gambar ke Word.

3.600 USD kalau dirupiahkan sekitar 57 juta. Bisa buat beli pancing Shimano, kan? Siapa yang tidak tertarik, toh kerjanya biasa-biasa saja.

Lebih jelasnya, simak alur berikut ini.

Saya menulis alur ini karena mengalami sendiri hampir kena scam. Secara umum alur scam retype sama.

1. Menawarkan Jasa Retype PDF to Word di Facebook

Pertama, oknum scam retype akan menawarkan jasa menulis ulang dari file PDF atau image ke teks Word di media sosial Facebook.

Mengapa Facebook? Entahlah.

Kamu bisa coba mencari "retype freelance", pasti akan muncul banyak sekali tawaran pekerjaan yang menggiurkan itu.

Rata-rata anggaran yang diberikan mulai dari 2.500 USD - di atas 4.000 USD, tergantung jumlah gambar yang diubah ke Word.

2. Freelancer Menghubungi Via Messenger

Kamu akan tertarik dengan tawaran anggaran dan pertimbangan kerja ringan. Pada dasarnya, calon korban akan diminta untuk: convert PDF/IMG to Word sebanyak 150 - 200 halaman dalam waktu 2 hari.

Saya agak bingung pada awalnya, mengapa jumlah halaman begitu banyak dan tenggat deadline hanya dua hari. Padahal, kan ada tool online untuk melakukan otomatisasi convert tersebut?

Lantas, saya menyimpulkan beberapa hal berikut:

  • Oknum scam retype mengharapkan kinerja yang lebih besar dari freelancer.
  • Freelancer yang merasa sudah bekerja keras, akan merasa sayang jika tidak mendapat bayaran yang diharapkan.
  • Oknum scam tidak memberi deadline lama karena ingin segera mendapat keuntungan dari target korban.

Setelah melihat penawaran itu, calon korban lantas menghubungi via Messenger.

Terlampau gampang untuk bayaran di atas 50 juta dalam dua hari, kan?

3. Oknum Scam Retype Mengarahkan Freelancer ke Telegram

Saya sudah menghubungi beberapa oknum yang memberikan penawaran serupa, semuanya juga sama: mengarahkan dari Messenger ke Telegram.

Di Telegram, akun oknum tersebut tampak meyakinkan, menampilkan berbagai macam foto & cerita berupa bukti transfer via PayPal.

Ya, oknum akan menjanjikan bahwa bayaran dikirim via PayPal tepat setelah freelancer mengerjakan proyek convert PDF/IMG to Word dalam kurun waktu dua hari.

Di Telegram, yang menghubungi kamu lain lagi orangnya. Heuheuheu ...

Kalau tidak benar-benar jeli, kamu akan masuk ke perangkap aduhai tersebut.

Sampai di sini, saya meminta pembayaran di awal untuk memastikan bahwa itu bukanlah scam pun penipuan.

Nyatanya, oknum tersebut menolak mentah-mentah.

Bahkan salah atu oknum malah meminta data pribadi seperti swafoto, ini sudah penipuan sejak dalam pikiran.

Khusus untuk yang begitu, alangkah bijak jika mengirimkan portofolio publik (bukan data pribadi). Langsung bla-blakan begitu modelnya ...

4. Freelancer Mengerjakan Proyek yang Diberikan

Saya tidak jadi mendapatkan proyek convert dengan upah 3.600 USD. Namun, ternyata teman saya memiliki cerita serupa, ia bahkan sudah sampai pada tahap kejelasan penipuan.

Kalau kamu lanjut menanggapi orang di Telegram itu, kamu harus mengerjakan proyek sebagaimana penawaran yang diposting di media sosial Facebook.

5. Proyek Selesai, Tidak Menerima Pembayaran

Saya tidak tahu jelasnya bagaimana, hanya saja teman saya mengatakan bahwa, "setelah proyek selesai, oknum scam retype akan meminta biaya administrasi agar upah atau fee 3.600 USD tersebut bisa dikirim. Biaya administrasi itu sekitar 200 USD.".

Nah, di situlah letak penipuannya: saat kamu benar-benar mengirim apa yang disebut sebagai biaya administrasi.

Kerugian yang dialami korban tidak hanya materi (biaya administrasi), melainkan juga tenaga dan waktu untuk menggarap proyek menulis ratusan halaman dalam waktu dua hari.

Usaha besar untuk retype ratusan halaman dalam waktu dua hari menjadi pemicu ketidakrelaan jika tidak mendapatkan upah/fee.

Meski begitu, teman saya yang sampai pada titik akhir scam ini pada akhirnya memilih untuk tidak mengirim biaya administrasi.

Kiat Menghindari Scam Retype untuk Freelancer Indonesia

Jangan salah, di Telegram oknum scam menggunakan bahasa yang begitu memikat, portofolio profesional dari perusahaan yang jelas, bahkan testimoni yang seolah-olah nyata. Freelancer Indonesia harus hati-hati!!1!11

Agar terhindar dari scam retype maupun penipuan online yang lainnya, berikut tips yang bisa kamu terapkan.

1. Bayaran Tidak Masuk Akal untuk Kerja Ringan

Freelancer melihat peluang mendapatkan ribuan dolar dalam dua hari dengan menggunakan tool convert online. Jadi, tidak mengetik manual satu per satu.

Lantas mencoba peruntungan dengan apply job tersebut. Freelancer kebanyakan akan beranggapan kalau bukan penipuan untung besar, kalau penipuan ya tidak apa-apa soalnya pakai tool.

Anggapan yang demikian itulah dimanfaatkan oknum scam retype dari luar negeri (atau seolah-olah luar negeri).

Perhatikan ketimpangan antara fee yang akan kamu terima dengan usaha dalam mengerjakannya. benar-benar tidak masuk akal.

Umumnya, harga pasaran untuk mengetik 50 - 100 halaman adalah 80.000 IDR. Sedangkan untuk mengetik 100 - 150 halaman sekitar 120.000 IDR.

Lalu pada penawaran pekerjaan itu kamu berkesempatan mendapatkan sekitar 57.000.000 IDR. Sungguh ketiban durian runtuh sekaligus pohon-pohonnya, ya.

2. Minta Pembayaran di Awal/DP

Saya menghubungi banyak penawaran kerja retype ke Word dan meminta pembayaran di awal, atau minimal DP lebih dulu.

Semuanya menolak dengan tegas. Ya sudah, saya tidak melanjutkan untuk apply job tersebut. Lebih baik waktu dan tenaga ini saya kerahkan untuk memancing ikan, kan? Daripada terbuang sia-sia untuk sesuatu yang tidak nyata.

Lain cerita kalau penyedia jasa mau membayar di awal, kamu sudah terima fee, tinggal mengerjakan dengan sepenuh hati.

3. Minta Transaksi Melalui Pihak Ketiga

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi scam retype adalah melakukan transaksi via pihak ketiga, ambil contoh Fiverr, Fastwork, atau Upwork.

Kalau pembayaran di awal 'kan menguntungkan freelancer, tetapi kalau via pihak ketiga sama-sama untung.

Jika masih tidak mau, kamu sebaiknya merelakan job khayalan retype itu dan mencari peluang yang lebih nyata saja.

Artikel yang saya tulis ini sekadar saran agar tidak terjerumus pada penipuan mengetik ulang dari PDF atau IMG ke Word. Tetapi kalau kamu ingin mencari pengalaman bagaimana rasanya kena tipu, ya sah-sah saja. Hmm ...

Pernah mengalami scam retype atau modus penipuan daring yang lainnya? Yuk diskusi di kolom komentar. Tetap hati-hati bekerja sebagai freelancer yang notabene bekerja di ranah online, ya.

Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.

☕ Traktir kopi