Mancing saat musim hujan
Mancing saat musim hujan sebenarnya ngeri-ngeri sedap. Mengapa? Saat kita memutuskan berangkat mancing pas hujan, taruhannya sudah nyawa.
Stiker di joran pancing untuk hati-hati penggunaan jika ada petir kiranya bukanlah untuk mempercantik pancing.
Peringatan itu benar adanya, dan tidak satu-dua pemancing yang mangkat disambar petir.
Dulu, saya sebenarnya cukup sembrono mancing kapan saja. Pernah suatu kali berangkat mancing sendirian pas hujan, untung saja tidak kenapa-kenapa.
Bahkan sampai dianggap sebagai "pemancing radikal" wkwkwk ...
Wong saking sukanya sama mancing, tak dapat ikan pun bukan masalah.
Plus Minus Mancing saat Hujan
Artikel ini saya tulis saat hujan, pun belakangan ini saya agak jarang pergi mancing. Biasanya sehari 2x, sekarang malah 2x sehari. Hmm ...
1. Plus
- Ingat unen-unen Jawa, kaline banjir iwak cilik podo minggir, itu benar adanya. Kalau kamu suka microfishing, musim hujan adalah waktu yang tepat.
- Posisi ikan lebih mudah ditebak, pasti bukan di tengah arus. Saat musim hujan, ikan cenderung berkumpul di arus tenang di sekitar arus deras.
- Umpan lebih jelas, kamu tidak perlu pakai umpan racikan. Kalau musim hujan pakai umpan hidup saja, contohnya cacing, jekutru, atau ceremende.
- Kalau ada teman yang mau diajak mancing saat hujan, itu tandanya kepala teman kamu sedang pusing tujuh keliling atau ia benar-benar militan dalam memancing.
2. Minus
- Taruhan nyawa, pakai tegek 5,4 meter di tengah gempuran hujan dan badai petir bukan pilihan yang bijak.
- Risiko terpeleset karena spot mancing licin, ini juga mengancam nyawa, saat hujan biasanya arus sungai meluap.
- Pasti lelah setelah memancing, ini perlu kamu perhatikan agar menuntaskan pekerjaan atau tanggung jawab sebelum berangkat.
- Seringkali dilarang oleh bini atau orang tua, jika begitu beri kepercayaan agar kamu mendapatkan Surat Izin Memancing.
- Keamanan barang-barang dan kendaraan saat ditinggal mancing saat hujan.
- Jika tiba-tiba pingsan di pinggir kali, kemungkinan tidak ada orang di sekitar untuk memberi pertolongan pertama.
- Keluarnya binatang melata dan berbisa saat hujan.
- Tidak bisa menyulut roko.
- Kemunculan siluman buaya putih.
Pertimbangkan dengan bijak apakah memancing saat hujan memberi manfaat yang lebih besar daripada risikonya.
Tetap Berangkat Mancing saat Hujan
Tidak sedikit lho seorang pemancing yang tetap ngotot ingin berangkat mancing meski cuaca sedang panas ngentang-ngentang maupun hujan badai lebat.
Saya pun dulu juga berkali-kali begitu. Mancing sendirian di tengah sawah saat hujan petir, mancing malam di sungai sendirian saat hujan, sampai mancing mencoba spot baru di pedalaman juga saat hujan.
Entahlah, kalau dipikir-pikir alasan saya pada saat itu hanya ingin berangkat memancing. Tidak ada yang lain.
Bukan karena pusing tujuh keliling serasa kepala mau pecah, tidak.
Kalau kamu juga begitu, mungkin sekarang perlu berpikir ulang. Saya cukup beruntung karena dulu tidak mengalami kecelakaan saat mancing.
Kalau pun sekarang ini saya pusing dan ingin berangkat mancing, jika sedang hujan saya akan berpikir dua kali. Meskipun berangkat, nantinya niscaya saya akan menjadi jauh lebih pusing lagi karena kena omelan bini.
Alih-alih berangkat mancing saat hujan seperti, akan lebih tampak waras kalau kita menunggu hujan reda terlebih dahulu.
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi