Enaknya pakai tegek custom dan reel tokos untuk mancing santai
Mancing ikan di sungai, apa yang sebenarnya kita cari?
Apakah itu ikan? Atau, semacam ketenangan?
Aku adalah pemancing yang menjadikan memancing ikan sebagai hobi. Artinya, ikan bukan tujuan utama, meski dalam praktiknya semua usahaku tetap mengarah untuk mendapatkannya.
Seperti; mendapat ikan disyukuri, kalau tidak dapat --masak tidak dapat?
Dalam catatan ini, aku hendak santai-santai saja. Membahas mengapa joran tegek custom kolong dan reel tokos merupakan kombo terbaik untuk mancing santai di sungai.

1. Tegek bisa kita letakkan begitu saja
Joran tegek custom kolongan, akan memiliki beberapa tambahan seperti zoom system, memungkinkan kita mengatur panjang joran tegek tanpa mengulur/mengeluarkan semua.
Ruas yang belum kita keluarkan, memberi beban di bagian belakang. Ditambah dengan reel tokos. Membuat beban tersebut semakin berat.
Sehingga, kita bisa meletakkan tegek begitu saja di pinggir sungai.
Misalnya saat pakai tegek MSW, yang mana panjangnya 360 cm. Saat mancing di sungai kecil, aku akan mengeluarkan 240-270 cm. Maka, 3-5 ruas masih tertinggal. Itu enak sekali. Tidak perlu area luas untuk meletakkan tegek.
Berbeda dengan tegek cutit di mana kita harus meletakkan lebih banyak ruas di tanah, atau kompromi dengan membawa jagrak.
2. Ikan kecil terasa, ikan besar tidak apa-apa

Kenapa ikan besar tidak apa-apa?
Reel tokos memiliki drag yang bisa kita sesuaikan. Kalau mendapat ikan besar yang galak, reel akan melakukan tugasnya dengan mengendurkan senar sesuai kekuatan joran.
Itu lebih membantu untuk pemancing amateur sepertiku, sebab, aku akan lebih banyak paniknya kalau tidak sengaja dapat ikan besar pakai tegek cutit.
3. Kail putus langsung pasang lagi
Saat pakai tegek cutit, kail putus akan mengurangi panjang senar. Kalau putusnya sudah beberapa kali, tentu senar akan menjadi lebih pendek yang kemudian membuat kita harus mengganti senar dengan yang baru.
Tegek custom kolong bisa langsung memasang kail tanpa perlu mengganti senar. Soalnya senar sudah tergulung puluhan meter di reel tokos. Meski sudah putus 10 kali sekali pun.
Tetapi kalau sudah putus 5x saja, biasanya kita memilih untuk berhenti mancing, sih.
4. Persiapan mancing lebih cepat
Apa saja proses untuk mancing jika pakai joran tegek custom kolong?
- Mengurangi drag reel tokos;
- Memanjangkan tegek;
- Memasang umpan; dan
- Mulai mancing.
Saat mau pindah spot atau menyudahi mancing, lakukan hal yang sama-sama mudahnya.
- Memendekkan tegek;
- Menggulung senar; dan
- Pulang.
Terasa mudah saja menurutku. Meski pakai tegek cutit pun juga sama-sama cepat.
5. Spot mancing yang fleksibel
Mau mancing di sungai besar bisa, mancing di kali irigasi kecil juga bisa. Adanya sistem zoom tadi membuat mancing di mana saja fleksibel.
Sedang kalau tegek cutit, mengulur beberapa ruas tegek akan membuat bagian dalamnya oblak.
Tetapi, ada tips untuk tegek cutit agar tidak oblak, yaitu dengan mengganjal ruas dengan filter rokok, kertas, tisu, atau apa pun sampah yang kamu temukan di lokasi mancing.
Berhubung kita mancing di Indonesia, tentu akan sangat banyak sampah-sampah tersebut di sana.
Aku tidak bermaksud untuk lebih mengunggulkan tegek kolong daripada tegek cutit; semua jenis joran punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Di mana kalau pakai tegek kolong, kita juga mesti kompromi dengan:
- Senar kusut karena gesekan dengan kolongan;
- Tidak bisa mengganti ukuran senar, kecuali mengganti reel tokosnya sekalian; atau
- Senar bagian dalam keriting karena tidak pernah keluar dari reel.
Tetapi, risiko itu bisa kita maklumi mengingat semua kemudahan mancing santai, kan? Terutama yang paling terasa santainya adalah poin pertama, saat kita bisa meletakkan pancing begitu saja di pinggiran.
Aih, mancing santai untuk menarget ikan kecil. Mengatakan santai sebenarnya tidak santai-santai amat karena ikan kecil punya respons yang intensif (sering makan).
Makanya, belakangan aku lebih sering pakai tegek kolong ceramic dengan reel spinning untuk menarget ikan besar. Yang mana aku harus menunggu cukup lama sampai ikan makan.
Dan tidak jarang masih harus menunggu sampai waktunya pulang.
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi