RAHMILLAH, IBUNYA, DUNIA, LANGKAH, CERITA, SURGA DAN LAIN-LAINNYA
Rahmillah memandang ibunya, sebuah dunia. Setelah ditapakinya langkah yang tak akan pernah usai, ibunya mengajak istirah dan Rahmillah terantuk sangka.
Seorang anak perempuan akan menjadi dunia, seperti ibunya, seperti cerita dalam kitab-kitab lama. Dan sejak itulah Rahmillah tak lagi sama. Dia telah jadi dewasa bahkan sudah seperti ibunya; indah dan bahagia, seperti di hari ulang tahunnya.
Maka pada pagi di bulan Desember itu, Rahmillah memeluk ibunya. Tapi dia tak lagi menemukan sebuah dunia karena ibunya hari itu, seperti setiap ibu, telah berubah menjadi surga.
12 Desember 2020
Amato
Puisi di atas diambil sepenuhnya dari Facebook Amato Dix (facebook.com/amatosaja).
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi