Vera & Amato
Hari ini dua puluh tahun yang lalu kita memasuki jalan berliku pernikahan. Satu perjanjian, dua anak, dan ribuan persoalan telah kita jalani. Cinta telah lama kita letakkan di latar belakang. Di atas panggung hidup kita, yang ada hanya realitas hari ke hari yang tak jarang penuh haru biru.
Skenario pernikahan, dalam pengalaman kita, tak lain dari cerita tentang bagaimana cara kita bergaul sebagai suami-istri dengan satu prinsip yang selalu terasa begitu mengancam; kebebasan kita masing-masing sebagai individu. Hingga jika ada yang harus kita rayakan hari ini, setelah dua puluh tahun, maka itu adalah kebebasan.
Terima kasih istriku untuk dua puluh tahun kebersamaan kita. Pernikahan menyatukan kita, kebebasan memanusiakan kita.
11 April 1999 - 11 April 2019
Amato
Catatan di atas diambil sepenuhnya dari Facebook Amato Dix (facebook.com/amatosaja).
Banyak orang yang bisa menulis tanpa makan, tetapi tidak tanpa kopi.
☕ Traktir kopi